Anak-Anak Pulau
Sunday it means Sunny Day. Yup Minggu pagi matahari serasa hanya berjarak beberapa jengkal dari kepala saya, panas sekali. Penginapan kami yang terletak berada di belakang pulau cukup membuat kaki ini lelah berjalan menuju dermaga.
Hari yang lengang di dermaga tak banyak kegiatan dan aktifitas. Hanya ada sepeda yang lalu lalang tanpa suara bising dari mesin-mesin perahu yang masih terikat kuat di pancang-pancang besi dan beton. Sepanjang perjalanan hanya diisi oleh suara anak-anak pulau yang sedang bermain.
Anak-anak pulau ini mengisi liburannya dengan bermain air. Yang wanita berkelompok dengan teman wanitanya masih memakai baju lengkap menyeburkan diri ke laut yang masih pasang. Yang pria sesekali menjadi penggoda teman wanitanya dan menjadi perusuh kelompok.
Anak-anak kecil ini bertelanjang bulat berlarian, melompat dari satu kapal ke kapal lain. Beberapa kali saya meminta mereka untuk melompat dari perahu besar pengangkut bahan bakar yang bersandar rapih di dermaga. Mereka bergantian melompat, berenang dan melompat lagi.
Saya mendengar mereka berbicara dengan dialek yang aneh sepertinya gaya bicara mereka sudah campuran dari berbagai macam suku daerah yang mendiami pulau tersebut. Kegiatan menunggupun menjadi sangat menyenangkan melihat tingkah polah anak-anak pulau. Setelah menunggu beberapa lama akhirnya kapalnya datang juga dan saya harus bergegas menuju kapal yang akan kami tumpangi menjelajah pulau-pulau kecil lainnya. Sampai Jumpa!
Hari yang lengang di dermaga tak banyak kegiatan dan aktifitas. Hanya ada sepeda yang lalu lalang tanpa suara bising dari mesin-mesin perahu yang masih terikat kuat di pancang-pancang besi dan beton. Sepanjang perjalanan hanya diisi oleh suara anak-anak pulau yang sedang bermain.
Anak-anak pulau ini mengisi liburannya dengan bermain air. Yang wanita berkelompok dengan teman wanitanya masih memakai baju lengkap menyeburkan diri ke laut yang masih pasang. Yang pria sesekali menjadi penggoda teman wanitanya dan menjadi perusuh kelompok.
Anak-anak kecil ini bertelanjang bulat berlarian, melompat dari satu kapal ke kapal lain. Beberapa kali saya meminta mereka untuk melompat dari perahu besar pengangkut bahan bakar yang bersandar rapih di dermaga. Mereka bergantian melompat, berenang dan melompat lagi.
Saya mendengar mereka berbicara dengan dialek yang aneh sepertinya gaya bicara mereka sudah campuran dari berbagai macam suku daerah yang mendiami pulau tersebut. Kegiatan menunggupun menjadi sangat menyenangkan melihat tingkah polah anak-anak pulau. Setelah menunggu beberapa lama akhirnya kapalnya datang juga dan saya harus bergegas menuju kapal yang akan kami tumpangi menjelajah pulau-pulau kecil lainnya. Sampai Jumpa!





3 comments:
anak2 pulau mana ini mas?
ini anak pulau harapan kepulauan seribu
ah gue mo ke pulau *ngomong mulu tapi gak jalan2 ke angke,hihihi
Post a Comment